Santapan Terakhir

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Lompat ke: pandu arah, cari
Fail:800px-The Last Supper Da Vinci.jpg
Potret Santapan Terakhir yang dilakarkan oleh Leonardo da Vinci (1498).

Santapan Terakhir atau Jamuan Makan Malam atau Perjamuan Malam Tuan atau Santapan Moreh Terakhir adalah sebuah kisah yang diberi tajuk mengenai Jesus (Isa) makan Paskah dengan murid-muridnya oleh LAI adalah suatu saat makan terakhir antara Jesus dan keduabelas rasul atau hawari sebelum kematiannya (dari pandangan umat Kristian), manakala sebelum baginda diangkat ke langit secara hidup dan berjasad (dari perspektif pandangan umat Islam). Peristiwa tersebut dituliskan di Templat:Ayat, Templat:Ayat, Templat:Ayat, dan Templat:Ayat (yang menuliskan tentang Yesus membasuh kaki murid-muridNya). Jamuan terakhir telah menjadi subjek dalam banyak lukisan, di antaranya yang paling terkenal ialah lukisan Leonardo da Vinci.

Jesus (Isa) makan Paskah dengan murid-muridnya[sunting | sunting sumber]

Hari tersebut merupakan hari pertama daripada hari raya Roti Tidak Beragi atau yang disebut Paskah Yahudi. Diberitakan sebelum santapan terakhir tersebut diadakan, Jesus (Isa) dikatakan telah meminta kaum Hawariyyun atau Hawari untuk berpuasa selama 3 hari. Murid-murid Jesus lalu mempersiapkan jamuan Paskah bagi Jesus. Ketika sedang makan, Jesus (Isa) ada memberitahu bahawa salah seorang di antara mereka akan menyerahkan Jesus kepada para pemuka agama yang membenci Jesus. Murid-murid dan sahabat-sahabat Jesus yang tidak tahu siapa orang yang dimaksudkan merasa sedih mendengar hal tersebut.

Penetapan Jamuan Malam[sunting | sunting sumber]

Menurut Injil Kristian, Templat:Ayat: Jesus mengambil roti lalu mengucap syukur keatasnya, sesudah itu baginda memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuhKu, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!" Lalu ia mengambil cawan anggur dan berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darahKu; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!"

Jesus membasuh kaki murid-muridnya[sunting | sunting sumber]

Menurut pandangan Kristian lagi, sebelum jamuan dimulakan, Jesus menanggalkan bajunya hingga terlihat cawatnya dan mengambil sehelai kain putih dan semangkuk air. Murid yang pertama kali dibasuh kakinya adalah John (Yahya). Jesus juga membasuh kaki Judas Iscariot. Setelah itu, Jesus memakai kembali pakaiannya.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pautan luar[sunting | sunting sumber]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]