Ali Yafie

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Jump to navigation Jump to search

Ali Yafie (lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, 1 September 1926; umur 92 tahun) adalah Ulama Fiqh dan mantan Ketua Majlis Ulama Indonesia.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Ali Yafie telah memperolehi pendidikan awalnya di sekolah dasar umum, kemudian melanjutkan pendidikannya di Madrasah As'adiyah yang terkenal di Sengkang, Sulawesi Selatan. Kepakarannya adalah pada ilmu fiqh dan dikenali luas sebagai seorang ahli dalam bidang ini. Dia mengabdikan diri sebagai hakim di Mahkamah Pengadilan Agama Ujung Pandang sejak 1959 sampai 1962, kemudian menjadi inspektorat di Mahkamah Pengadilan Agama Indonesia Timur (1962-1965).

Sejak 1965 hingga 1971 dia menjadi dekan di Fakulti Usuluddin IAIN Ujung Pandang, dan aktif di NU pada peringkat provinsi. Dia mulai aktif di peringkat nasional pada tahun 1971. Pada muktamar NU 1971 di Surabaya dia terpilih menjadi Rois Syuriyah, dan setelah Pemilu diangkat menjadi anggota DPR. Kemudian dia tetap menjadi anggota DPR sehingga tahun 1987, ketika Djaelani Naro, tidak lagi memasukkannya dalam daftar calon.

Sejak itu, beliau telah mengajar di banyak pusat pendidikan tinggi Islam di Jakarta, dan semakin aktif di Majlis Ulama Indonesia (MUI). Pada Muktamar NU di Semarang 1979 dan Situbondo 1984, dia terpilih kembali sebagai Rois, dan di Muktamar Krapyak 1989 beliau dilantik sebagai wakil Rois Aam. Setelah Kiai Achmad Siddiq meninggal dunia pada 1991 dia bertindak sebagai Rois Aam. tetapi setelah terlibat konflik dengan Abdurrahman Wahid dia menarik diri dari PBNU.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
Hasan Basri
Ketua MUI
19902000
Digantikan oleh:
M. Ahmad Sahal Mahfudz

Templat:Indo-bio-stub