Pergi ke kandungan

Bahasa Melayu Maluku Utara

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Bahasa Melayu Maluku Utara
Bahasa Melayu Ternate
Bahasa Pasar
Asli kepadaIndonesia
KawasanMaluku Utara
Penutur asli
(700.000 setakat 2001)e18
Kreol berdasar Melayu
Kod bahasa
ISO 639-3max
Glottolognort2828
Map

Bahasa Melayu Maluku Utara, juga dikenali sebagai bahasa Melayu Ternate, adalah bahasa kreol Melayu yang dituturkan sebagai bahasa perantara sesama warga masyarakat utara kepulauan Maluku merangkumi provinsi Maluku Utara di Indonesia Timur. Bahasa ini sering disebut sebagai bahasa pasar oleh penuturnya.[1]

Bahasa Melayu Maluku Utara punya banyak kata yang berasal dari bahasa Ternate, misalnya, ngana 'kamu', ngoni 'kalian', bifi 'semut', dan fuma 'bodoh', dengan beberapa ciri dalam tatabahasanya yang dipengaruhi oleh serapan bahasa-bahasa peribumi setempat rantau utara kepulauan Maluku dan sekitarnya.[2]

Terdapat lima vokal dasar maujud dalam bahasa Melayu Maluku Utara.[3]:15

Vokal bahasa Melayu Maluku Utara
Depan Pusat Belakang
Tertutup i u
Tengah e o
Terbuka a

Vokal /e/ dan /o/ sering diucapkan agak lebar sebagai [ɛ] dan [ɔ].

Vokal e pepet /ə/ (dinotasikan sebagai ⟨ê⟩ dalam KBBI) tak wujud dalam tatabunyi asal vokal bahasa Melayu Maluku Utara - biasanya kata turunan Melayu asal yang mempunyai vokal /ə/ diubah pengucapannya menjadi vokal lain atau dihilangkan, misalnya, ampa 'empat', puru 'perut', dengar /ˈde.ŋar/ 'dengar', dan skarang 'sekarang'.

Dalam inventaris konsonannya, bahasa Melayu Maluku Utara mempunyai 19 konsonan dasar, termasuk 2 konsonan semivokal.

Konsonan Bahasa Melayu Maluku Utara
Bibir Gusi Lelangit Velar glotis
Sengauan m n ɲ ŋ
Letup letusan senyap p t t͡ʃ k (ʔ)
bersuara b d d͡ʒ ɡ
Geseran f s h
Sisian l
Getaran r
Semivokal w j

Penekanan

[sunting | sunting sumber]

Biasanya, penuturan bahasa Melayu Maluku Utara menekankan suku kata kedua akhir.

Contoh Transkripsi
satu 'satu' /ˈsa.tu/
bangka 'bengkak' /ˈbaŋ.ka/
bagitu 'begitu' /baˈɡi.tu/
tatidor 'tertidur' /taˈti.dɔr/
bacarita 'bercerita' /ba.t͡ʃaˈri.ta/
pambaisap 'suka merokok' (dari "pemberhisap") /pam.baˈ(ʔ)i.sap/

Ada juga kata-kata yang penekanannya terletak di akhir suku kata.

Contoh Transkripsi
balá 'belah' /baˈla/
capát 'cepat /t͡ʃaˈpat/
babakás 'berbekas' /ba.baˈkas/
bakupoló 'berpelukan' /ba.ku.pɔˈlɔ/

Kadangkala, penekanan suku kata dapat membezakan erti pada beberapa pasang kata sebunyi eja.

Contoh Transkripsi
bagara 'mengejek' – bagará 'bergerak' /baˈɡa.ra/ – /ba.ɡaˈra/
barat 'barat' – barát 'berat' /ˈba.rat/ – /baˈrat/
pasang 'pasang' – pasáng 'pesan' /ˈpa.saŋ/ – /paˈsaŋ/
hawa 'hawa, udara' - hawá 'nafsu' /ˈha.wa/ – /haˈwa/

Tatabahasa

[sunting | sunting sumber]

Kata ganti

[sunting | sunting sumber]

Kata ganti diri

[sunting | sunting sumber]

Bahasa Melayu Maluku Utara punya banyak jenis kata ganti diri penuh dan pendek, kecuali kata ganti orang saya.[3]:142 Semua kata ganti orang pendeknya bergantung pada kata lain dan tidak dapat berdiri sendiri.

TunggalJamak
PenuhPendekPenuhPendek
Pertama kita,
saya
tatorang, kitorangtong
Kedua nganangangoningo
Ketiga diadedorangdong

Kata ganti (termasuk bentuk pendeknya) kita "aku", ngana "kamu", dan ngoni "kalian" umumnya hanya dipakai pada situasi yang akrab dan cocok.

Kata ganti tunjuk

[sunting | sunting sumber]
DekatTengahJauh
Biasa iniitu
Tempat sinisitusana
Cara/ragam baginibagitu

Kepunyaan

[sunting | sunting sumber]

Kepunyaan, kepemilikan atau kasus genitif dalam bahasa Melayu Maluku Utara dapat ditandakan dengan kata sendi pe (dari "punya", sewarisan pu dalam loghat Papua). Contoh penggunaannya sebagai sebagai berikut:

ContohErti
kita pe buku bukuku ("kita punya buku")
maitua pe pakeang wanita punya pakaian ("mak tua punya pakaian")
de pe doi dia punya duit, duitnya
tampa tidor pe sprei seprai tempat tidur

Dengan pengecualian pada kata ganti orang, kepunyaan juga dapat ditandai dengan meletakkan subjek pemilik di akhir struktur atau kata (jika tidak memakai penanda genitifnya), misalnya kaeng meja 'kain meja'.

Kata kerja

[sunting | sunting sumber]

Kata kerja pasif

[sunting | sunting sumber]

Untuk membentuk kata kerja yang pasif dalam bahasa Melayu Maluku Utara, maka ditambah kata dapa ("dapat") sebagai penanda pasif.

ContohErti
dapa makang dimakan
dapa lia dilihat, terlihat
dapa kase diberi (dikasih)
  1. ↑ Ety Duwila; Inyo Yos Fernandez (2009). "Kajian dialektologi diakronis enklave Melayu Bacan, Ternate, dan Sula di Provinsi Maluku Utara". Tesis S2 Linguistik. Yogyakarta, Indonesia: Universitas Gadjah Mada.
  2. ↑ Taylor, Paul Michael (1999). "Introduction" (PDF). F.S.A. de Clercq′s Ternate: The Residency and its Sultanate. Smithsonian Institution Libraries. m/s. vii.
  3. 1 2 Litamahuputty, Bathseba Helena Johanna (2012). Ternate Malay: Grammar and Texts (Tesis). Utrecht: LOT (Leiden University). hdl:1887/19945. ISBN 978-94-6093-088-1.