Mbah Maridjan

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Jump to navigation Jump to search

Mbah Maridjan (nama asal: Mas Penewu Surakso Hargo; lahir di Dukuh Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, 5 Februari 1927 – meninggal di Sleman, Yogyakarta, 26 Oktober 2010 pada umur 83 tahun) adalah seorang penjaga kunci Gunung Merapi.[1] Amanah sebagai penjaga kunci ini diperoleh dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Setiap kali gunung Merapi akan meletus, warga setempat selalu menunggu arahan dari beliau untuk berpindah ke tempat yang lebih selamat.

Pada 26 Oktober 2010, Gunung Merapi kembali meletus disertai awan panas setinggi 1.5 kilometer. Gulungan piroklas awan panas tersebut meluncur turun melewati kawasan tempat Mbah Maridjan bermukim. Jenazah beliau ditemui keesokan harinya oleh pasukan mencari dan menyelamat di rumah beliau.[2]

Rujukan[sunting | sunting sumber]