Perbincangan:Hubungan Indonesia–Malaysia

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Pergi ke pandu arah Pergi ke carian
Indonesia Rencana Hubungan Indonesia–Malaysia ini merupakan sebahagian daripada WikiProjek Indonesia. Ia ialah satu usaha kerjasama bagi memperbaiki liputan rencana-rencana dan topik-topik yang berkaitan dengan Indonesia. Jika anda mahu menyertai, lawatilah laman projek. Sebarang pertanyaan dan komen mengenai laman projek, silalah kemukakannya di laman perbincangan projek.
Mula Rencana ini telah digolongkan dalam Kelas mula pada skala kualiti.
Tinggi Rencana ini telah didapati berkepentingan Tinggi pada skala kepentingan.


Malaysia Rencana Hubungan Indonesia–Malaysia ini merupakan sebahagian daripada WikiProjek Malaysia. Ia ialah satu usaha kerjasama bagi memperbaiki liputan rencana-rencana dan topik-topik yang berkaitan dengan Malaysia. Jika anda mahu menyertai, lawatilah laman projek. Sebarang pertanyaan dan komen mengenai laman projek, silalah kemukakannya di laman perbincangan projek.
Mula Rencana ini telah digolongkan dalam Kelas mula pada skala kualiti.
Tinggi Rencana ini telah didapati berkepentingan Tinggi pada skala kepentingan.

Tidak netral![sunting sumber]

Rencana ini sama sekali tidak netral, orang-orang Malaysia seharusnya menyadari bahwa mereka telah melakukan sesuatu yang tercela dan memalukan karena selalu membuat masalah dengan negara lain. --Maung Bandung (bincang) 07:42, 18 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]

Sabar, Maung Bandung. Bahagian mana sahaja yang menurut sangkaan anda tidak netral? Tolong unjuk dengan jelas, sehingga mudah dibicarakan oleh orang ramai. Salam, Naval Scene (bincang) 08:07, 18 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]
Sila tunjukkan bahagian mana dan kemukakan bukti. Anda juga perlu ingat perbuat Indonesia membakar bendera dan mengancam rakyat Malaysia di sana dengan buluh runcing bukan perbuatan yang sepatutnya. Yosri (bincang) 09:34, 18 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]

Saya sebut kurang netral karena rencana ini isinya kebanyakan memuat perbuatan Malaysia yang (oleh penulis) dianggap benar, sementara Indonesia seakan dipojokkan/disudutkan dalam rencana ini. Kasus terbaru, pada kenyataannya (maaf) orang-orang Malaysia sering melanggar batas teritorial negara Indonesia serta mencuri ikan di perairan Indonesia. Sampai-sampai petugas penjaga perbatasan Indonesia di Kepulauan Riau sempat disandera oleh tentara Malaysia dan melakukan perlakuan tidak pantas pada mereka, sementara 7 orang nelayan Malaysia yang melanggar hanya ditahan saja oleh pihak Indonesia tanpa mendapat siksaan. Nah, apakah kasus di atas juga akan dimasukkan ke dalam rencana ini? Tolong kawan, itu hanya akan menyebabkan perpecahan. Oleh karenanya, lebih baik rencana ini diperbaiki lagi agar tidak ada yang merasa terprovokasi (baik bangsa Malaysia maupun Indonesia). Terima kasih, --Maung Bandung (bincang) 06:03, 19 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]

Maung Bandung, suatu prinsip asas di Wikipedia adalah: Wikipedia:Anggaplah niat baik. Anda bantulah memperbaiki yang menurut sangkaan anda berat sebelah, dan tambahkan bukti-buktinya. Membetulkan kesalahan seseorang (walaupun anda rasa ia sengaja) lebih baik daripada menyalahkannya. Semua pengguna dapat menyunting mana-mana rencana yang mampu di WBM ini, dan mempunyai pengetahuan mengenainya. Salam, Naval Scene (bincang) 07:10, 19 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]
Saya hanya minta beberapa sub-bagian tidak menggunakan kata "tuduhan" untuk mengawali kalimat sub-bagian tersebut. Contoh: Tuduhan:Mencuri karya klasik Indonesia. --Irdham Akmal Tanjung (bincang) 07:50, 19 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]

Membetulkan kesalahan dalam rencana ini? Sayang sekali saya tidak bisa berbahasa Melayu dengan baik, mungkin kemampuan saya berbahasa Melayu hanya ms-2. Jadi kalau saya menyunting rencana ini, pasti rencana ini akan semakin jelek dan tidak berkualitas. Mintalah ke pengguna yang mahir. --Maung Bandung (bincang) 08:00, 19 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]

  1. Sekiranya anda tidak yakin untuk menyunting, hanya perlu dinyatakan dibahagian perbualan.
  2. Berkenaan judul Tuduhan : Mencuri karya klasik Indonesia, itu merupakan ayat dalam akhbar Indonesia.
  3. Berkenaan nelayan, Malaysia mendakwa bahawa nelayan tersebut berada dalam perairan Malaysia, iaitu sedang menangkap ikan di kedudukan empat batu nautika Tenggara Tanjung Punggai, Kota Tinggi Saya serik jadi nelayan. Malah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) juga tidak mau terburu-buru mengambil sikap karena harus diperoleh data konkret yang terjadi di lapangan, misalnya tentang koordinat lokasi penangkapan. Ini kerana sampai sejauh ini, belum ada kejelasan soal batas wilayah perairan antara Indonesia dan Malaysia di sekitar Batam dan Bintan. Sila teliti ayat akhbar Indonesia / Malaysia, siapa yang lebih sopan. Lihat layanan Australia terhadap nelayan Indonesia Australia Bakar lagi Satu Kapal Nelayan Indonesia.
  • Saya sememangnya sentiasa ingin mengelak menyebabkan perpecahan, tetapi ia mestilah usaha dua hala. Yosri (bincang) 08:48, 19 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]

Kalau membahas siapa yang lebih sopan, tidak bisa dibandingkan secara langsung. Karena suatu kata yang berkonotasi positif di Indonesia bisa saja berkonotasi negatif di Malaysia, begitupun sebaliknya. Jadi geus we ayeuna mah ulah jauh teuing ngomongna, mending oge urang sami-sami introspeksi diri urang masing-masing di bulan suci ieu. Salam damai, --Maung Bandung (bincang) 08:56, 20 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]

Salam, Jika anda merasakan saya tidak faham erti kesopanan, saya letakkan dua ayat dari akhbar Indonesia berserta terjemahannya sekali.
"..Selain pembakaran 70 bendera Malaysia, maka anggota PP Batam juga membakar foto empat tokoh Malaysia, di antaranya mantan Perdana Menteri Tun Abdul Razak. Foto Tun Abdul Razak dicorat-coret. Di dahinya terdapat silang, dibuat kumis dan matanya di coret bagaikan bajak laut..."
"... Selain membakar 70 bendera Malaysia, anggota PP Batam turut membakar gambar empat tokoh Malaysia, di antaranya bekas Perdana Menteri Tun Abdul Razak. Gambar Tun Abdul Razak disiat-siat. Di dahinya dilukis salib, diconteng misai dan matanya di lukis seperti lanun laut..."

[Berita lengkapnya di sini. Malang sekali jika anda masih mengatakan perbuatan ini ("menghina orang yang sudah meninggal") masih dianggap perbuatan sopan di Indonesia. Saya bukan marahkan anda, tetapi anda perlu menerima hakikat perbuatan orang Indonesia melukai hati orang Malaysia. Indonesia juga menjadi tempat merbahaya bagi warga Malaysia.Yosri (bincang) 09:25, 20 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]

Hmmm.., sepertinya saya tidak pernah mengatakan bahwa menghina orang yang sudah meninggal dianggap perbuatan sopan di Indonesia. Baik media Indonesia maupun Malaysia juga memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Lagipula Nelayan-nelayan Malaysia memang telah melanggar batas wilayah Republik Indonesia. --Maung Bandung (bincang) 05:39, 21 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]
Nelayan tersebut berada dalam perairan Malaysia, iaitu sedang menangkap ikan di kedudukan empat batu nautika Tenggara Tanjung Punggai, Kota Tinggi Saya serik jadi nelayan. Malah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) juga tidak mau terburu-buru mengambil sikap karena harus diperoleh data konkret yang terjadi di lapangan, misalnya tentang koordinat lokasi penangkapan. Ini kerana sampai sejauh ini, belum ada kejelasan soal batas wilayah perairan antara Indonesia dan Malaysia di sekitar Batam dan Bintan. Jika Kemenlu mengaku tidak pasti perairan, layakkah akhbar membuat keputusan? Boleh saya katakan "Nelayan Malaysia diculik dalam perairan Malaysia, 3 penculik berseragam berjaya ditahan." Akhbar Malaysia menyatakannya dengan lebih sopan. Yosri (bincang) 09:58, 22 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]
Sabar sedikit dong bos. --Maung Bandung (bincang) 07:45, 25 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]

Di versi bahasa Indonesia, rencana ini memuat hubungan Indonesia-Malaysia dalam hal kerja sama antar kedua negara, walau tidak terlalu banyak. Saya mengusulkan (dengan baik-baik) agar rencana ini juga memuat program kerja sama Indonesia-Malaysia di bidang politik dan bisnis agar isinya tidak terfokus pada perseteruan kedua negara saja (bisa bikin bosan, hahaha...). Apa anda setuju, Yosri? Saya harap anda bisa menyetujuinya. Ingat, kita di Wikipedia bertujuan untuk mencerdaskan bangsa, bukan untuk berdebat di luar topik Wikipedia. Jagalah pertemanan kita ^_^. Salam, --Maung Bandung (bincang) 06:07, 21 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]

Setuju, saya akan cuba mengenegahkan lebih banyak kerjasama antara kita. Semoga lebih aman hendaknya. Yosri (bincang) 08:14, 25 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]
Bagus, Yosri! --Maung Bandung (bincang) 09:52, 27 Ogos 2010 (UTC)Reply[balas]