Prambanan

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Jump to navigation Jump to search
Candi Lara Jonggrang di Prambanan
Candi Prambanan.

Candi Rara Jonggrang atau Lara Jonggrang yang terletak di Prambanan ialah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi ini terletak di pulau Jawa, 20 km di timur Yogyakarta, 40 km barat Surakarta dan 120 km selatan Semarang. Kuil ini di antara Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Rara Jonggrang terletak di desa Prambanan yang wilayahnya dibagi antara kabupaten Sleman dan Klaten.

Candi ini dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan, raja kedua kerajaan Mataram I atau Balitung Maha Sambu, semasa kerajaan Sanjaya. Tidak lama setelah dibangun, candi ini ditinggalkan dan mulai rosak.

Renovasi candi ini dimulai pada tahun 1918, dan sampai sekarang belum selesai-selesai. Bangunan utama baru diselesaikan pada tahun 1953. Banyak bahagian candi yang direnovasi, menggunakan batu baru, kerana batu-batu asli banyak yang dicuri atau dipakai ulang di tempat lain. Sebuah candi hanya akan dibaik pulih apabila minimal 75% batu asli masih ada. Oleh kerana itu, banyak candi-candi kecil yang tak dibangun ulang dan hanya tampak fondasinya saja.

Sekarang, candi ini adalah sebuah tapak warisan dunia yang dilindungi oleh UNESCO mulai tahun 1991. Antara lain hal ini bermakna bahawa kompleks ini dilindungi dan mendapat status istimewa, misalkan juga dalam situasi peperangan.

Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Asia Tenggara, tinggi bangunan utama ialah 47 meter. Kompleks candi ini terdiri dari 8 kuil atau candi utama dan lebih daripada 250 candi kecil.

Tiga candi utama disebut Trisakti dan dipersembahkan kepada sang hyang Trimurti: Betara Siva Sang Penghancur, Betara Visnu Sang Pemelihara dan Betara Brahma Sang Pencipta.

Candi Siva di tengah-tengah, memuat empat ruangan, satu ruangan di setiap arah mata angin. Sementara yang pertama memuat sebuah arca Betara Siva setinggi tiga meter, tiga lainnya mengandung arca-arca yang ukuran lebih kecil, iaitu arca Durga, sakti atau isteri Betara Siva, Agastya, gurunya, dan Ganesa, puteranya.

Arca Durga juga disebut sebagai Rara atau Lara/Loro Jongrang (dara langsing) oleh penduduk setempat. Dua candi lainnya dipersembahkan kepada Betara Visnu, yang menghadap ke arah utara dan satunya dipersembahkan kepada Betara Brahma, yang menghadap ke arah selatan. Selain itu ada beberapa candi kecil lainnya yang dipersembahkan kepada sang lembu Nandini, wahana Betara Siva, sang Angsa, wahana Betara Brahma, dan sang Garuda, wahana Betara Visnu.

Di sekelilingnya terdapat dua puluh tepi candi menggambarkan wiracerita Ramayana. Versi yang digambarkan di sini berbeza dengan Kakawin Ramayana Jawa Kuno, tetapi mirip dengan cerita Ramayana yang diturunkan melalui tradisi lisan. Selain itu kompleks candi ini dikelilingi oleh lebih daripada 250 candi yang ukurannya berbeza-beza dan disebut pewara.