Kumpulan Dewa 19

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Lompat ke: pandu arah, cari
Dewa 19
Berasal dari Indonesia Surabaya, Indonesia
Genre Rock
Tahun aktif 19862011
Label Team Records (1992–1994)
Aquarius Musikindo (1994-2006)
EMI (2006–sekarang)
Kegiatan berkait Republik Cinta Management
Laman web www.dewa19.com
Bekas ahli
Ahmad Dhani
Andra Junaidi
Elfonda Mekel
Yuke Sampurna
Agung Yudha
Wawan Juniarso
Erwin Prasetya
Ari Lasso
Tyo Nugros

Kumpulan Dewa 19 adalah sebuah kumpulan muzik yang ditubuhkan pada tahun 1986 di Surabaya, Indonesia. Kumpulan ini telah beberapa kali mengalami pertukaran ahli dan ketika ini dianggotai oleh Dhani Ahmad Prasetyo (papan nada, vokal), Andra Ramadhan (gitar), Elfonda Mekel (vokal), Yuke Sampurna (bes) dan Agung Yudha (dram). Setelah menguasai panggung-panggung festival di akhir era 1980-an, Dewa 19 kemudian berhijrah ke Jakarta dan menghasilkan album pertamanya pada tahun 1992 di bawah label Team Records.[1]

Kumpulan ini telah meraih kejayaan sepanjang dekad 1990-an dan 2000-an melalui rangkaian lagu-lagu bergenre pop dan rock. Album yang mereka hasilkan selalu mendapat sambutan bagus di pasaran, bahkan album mereka yang dilancarkan pada tahun 2000, Bintang Lima, merupakan salah satu album terlaris di Indonesia dengan penjualan hampir 2 juta keping.[2][3] [4] Pada tahun 2005, majalah Hai menobatkan Dewa 19 sebagai band terkaya di Indonesia dengan pendapatan mencapai lebih dari 14 bilion rupiah setahun.[5] Di tengah kejayaan yang diraihnya, kumpulan ini sempat beberapa kali terjebak dengan masalah undang-undang, termasuk masalah pelanggaran hak cipta dan perseteruan dengan pertubuhan massa Islam.[6][7]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Permulaan[sunting | sunting sumber]

Kumpulan Dewa 19 pertama kali dibentuk pada tahun 1986 oleh empat siswa SMP 6 Surabaya, dengan akronim nama mereka Dhani Ahmad Prasetyo (papan nada, vokal), Andra (bes), Wawan Juniarso (dram), dan Andra Junaidi (gitar); dengan markas di rumah Wawan yang berada di dalam kompleks Universiti Airlangga (Unair) Surabaya.[1][8]

Kerana merasa berbeza aliran, Wawan memutuskan keluar dari Dewa tahun 1988 dan bergabung dengan Outsider yang antara lain dianggotai oleh Ari Lasso.[8] Nama Dewa berubah menjadi Down Beat. Nama kumpulan Down Beat waktu itu cukup terkenal di Jawa Timur, Indonesia.[1]

Ketika nama kumpulan Slank berkibar, Wawan kembali dipanggil untuk menghidupkan Dewa, dengan mengajak pula Ari Lasso. Nama Down Beat pun berubah menjadi Dewa 19, kerana waktu itu rata-rata usia ahlinya berusia 19 tahun.[8] Kerana di Surabaya waktu itu tidak ada studio yang memenuhi syarat, mereka terpaksa ke Jakarta. Setelah ditolak oleh sejumlah syarikat rakaman, akhirnya rakaman induk kumpulan Dewa 19 dihasilkan oleh Team Records.[1][9]

Kejayaan lebih luas dan pergantian ahli[sunting | sunting sumber]

Album pertamanya, album Dewa 19, dilancarkan tahun 1992. Di luar dugaan, album ini meletup di pasaran, hingga meraih penghargaan dari BASF untuk kategori Pendatang Baru Terbaik dan Album Terlaris 1993.[1]

Ketika pembuatan album Format Masa Depan, Wawan keluar lagi kerana tidak adanya kesesuaian di antaranya. Di album ini Dewa 19 memperoleh bantuan dari Rere (sekarang pemain dram ADA Band) untuk kedudukan pemain dram. Setelah album Terbaik-Terbaik selesai, masuklah Wong Aksan menempati kedudukan ini. Setelah menyelesaikan pembuatan album Pandawa Lima pada tahun 1998 Wong Aksan dikeluarkan dari Dewa 19, dan digantikan oleh Bimo Sulaksono (bekas ahli kumpulan Netral). Tak lama kemudian Bimo keluar juga dari kumpulan ini dan mengajak dengan Bebi untuk membentuk kumpulan Romeo.[1]

Selain masalah pergantian ahlinya, Dewa 19 juga mengalami masalah akibat dua ahlinya Ari Lasso dan Erwin Prasetya mengalami ketagihan dadah. Erwin terpaksa mendapatkan rawatan dari sekolah pondok untuk menghilangkan kebiasaan buruknya itu, dan akhirnya sembuh. Ari Lasso yang sulit dihubungi memaksa Dhani mengganti kedudukannya sebagai vokalis dengan Once.[10][11] Kedudukan pemain dram yang kosong diisi oleh Tyo Nugros.[1] Dalam albumnya yang kelima Bintang Lima pada tahun 2000, nama kumpulan ini berubah menjadi Dewa. Masuknya Once dan Tyo Nugros ternyata membawa angin segar dengan meledaknya album Bintang Lima ini.[12] Erwin Prasetya yang sebelumnya terjerat dadah kemudian masuk kembali menjadi pemain bes.

Setelah menghasilkan album tahun 2002 Cintailah Cinta,[13] sejumlah masalah muncul. Lagu "Arjuna Mencari Cinta" terganggu oleh isu-isu hak cipta dan akhirnya band ini terpaksa menukar namanya menjadi "Arjuna" saja.[6] Erwin keluar kerana perbezaan dengan pengurusan band[14][15] dan digantikan oleh Yuke Sampurna, bekas pemain bes The Groove.[16] Pada tahun 2004 Dewa menghasilkan album langsung berjudul Atas Nama Cinta I & II, diikuti oleh album studio Laskar Cinta.[17] Pada tahun yang sama Dewa berubah nama menjadi Dewa 19 semula. Pada tahun 2006 album studio kelapan Republik Cinta dikeluarkan.[18][17] Album ini telah melahirkan tiga hit single radio: "Laskar Cinta", "Selimut Hati" dan "Sedang Ingin Bercinta".

Pada tahun 2009, Dewa 19 kehilangan Tyo Nugros kerana sakit di kaki, yang bererti ia tidak boleh bermain dram untuk jangka masa lama.[19] Kedudukan pemain dram kemudian diberikan kepada Agung Yudha.[20][21]

Projek sampingan[sunting | sunting sumber]

Sekarang, ahli Dewa memiliki projek sampingan mereka sendiri. Dhani kini juga bermain untuk The Rock, Andra bermain gitar untuk bandnya sendiri Andra and The BackBone,[22] dan juga Once mengembangkan kerjayanya sebagai seorang penyanyi solo.

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Album studio[sunting | sunting sumber]

  1. 1992 - Dewa 19
  2. 1994 - Format Masa Depan
  3. 1995 - Terbaik Terbaik
  4. 1997 - Pandawa Lima
  5. 2000 - Bintang Lima
  6. 2002 - Cintailah Cinta
  7. 2004 - Laskar Cinta
  8. 2006 - Republik Cinta
  9. 2007 - Kerajaan Cinta
  10. 2009 - Demokrasi Cinta

Galeri[sunting | sunting sumber]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. 1.0 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 "History of Dewa". Diakses 20 Agustus 2009
  2. "25 Album Terlaris Sepanjang Masa". Bintang Indonesia. Diakses 28 Agustus 2009
  3. DEWA Akan Rilis DVD, VCD Karaoke, & Album Baru Sekaligus!. ‘’Tembang.com’’. Diakses 28 Agustus 2009
  4. Dewa, Bertahan dengan Rasa Baru. Bali Post. Diakses 29 Agustus 2009
  5. Majalah Hai edisi Juni 2006
  6. 6.0 6.1 Dewa Kena Batu Arjuna?. Tembang.com. Diakses 27 Agustus 2009
  7. Logo Laskar Cinta Dewa, Diprotes!. Tembang.com. Diakses 28 Agustus 2009
  8. 8.0 8.1 8.2 Dewa 19. KapanLagi.com. Diakses 20 Agusuts 2009
  9. Dewa 19 (chapter 1): Disini Untukmu. Diakses 30 Agustus 2009
  10. Dewa 19 (chapter 4 - finale) : Tak ada lagi Ari yang lain. Diakses 30 Agustus 2009
  11. Once: Pernah Anggap Dhani Dewa Sok. Diakses 28 Agustus 2009
  12. Bintang Lima: Album Paling Laris. Tembang.com. Diakses 29 Agustus 2009
  13. Album Baru Dewa: Cintailah Cinta. Tembang.com. Diakses 27 Agustus 2009
  14. Erwin Prasetya: Demi Dewa, Yang Waras Ngalah. Diakses 29 Agustus 2009
  15. Erwin Keluar, Dewa Pecah ?!?. Diakses 29 Agustus 2009
  16. Yuke 'The Groove' Gabung ke Dewa!. Tembang.com. Diakses 27 Agustus 2009
  17. 17.0 17.1 Dewa Gelar Aksi, Jakarta Macet. KapanLagi.com. Diakses 28 Agustus 2009
  18. Dewa - Laskar Cinta. MTV Asia. Diakses 21 Agustus 2009
  19. Posisi Tyo Nugros di DEWA 10 Digantung?. Tembang.com. Diakses 27 Agustus 2009
  20. Ahmad Dhani: Tyo Nugros Keluar, Agung Masuk DEWA 19. Tembang.com. Diakses 27 Agustus 2009
  21. Resmi di Dewa 19, Agung Yudha Tampil Sempurna. KapanLagi.com. Diakses 28 April 2008
  22. DEWA Vakum, ANDRA & The Backbone Lahir. Tembang.com. Diakses 28 Agustus 2009