Wono Kerto

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Lompat ke: pandu arah, cari
Wono Kerto
Desa
Peta Indonesia.
Peta Indonesia.
Bendera Wono Kerto
Bendera
Mohor rasmi bagi Wono Kerto
Mohor
Moto: "Bhinneka Tunggal Ika"  (Bahasa Jawa Kuno)
"Bersatu dalam kepelbagaian"

Ideologi: Pancasila
Lagu: Indonesia Raya
Country Indonesia Indonesia
Wilayah/Provinsi DI Yogyakarta
Kabupaten 20px Sleman
Kecamatan (Daerah) Turi
Desa Wono Kerto
Kerajaan
 • Jenis Republik
 • Presiden Joko Widodo
 • Naib Presiden Jusuf Kalla
 • Ketua Desa H. Barozi
Luas
 • Jumlah 6.02 batu persegi (15.58 km2)
Paras −2,804 ft (398 - 976 m)
Populasi (2010)
 • Jumlah 8,997 orang
 • Celik huruf ( lelaki, perempuan)
 • Pecahan menurut jantina % lelaki dan  % perempuan
Zon waktu GMT
 • Musim panas (DST) GMT (UTC)
Poskod 55551

Wono Kerto merupakan sebuah desa yang terletak dalam (daerah) kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Pada mulanya Desa Wonokerto merupakan wilayah yang terdiri dari 4 (empat) Kelurahan, yaitu: Kelurahan Garongan, Ledok Lempong, Tunggul, dan Dadapan. Berdasarkan maklumat Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta yang diterbitkan tahun 1946 mengenai Pemerintahan Kelurahan, maka Kelurahan-Kelurahan tersebut kemudian digabung menjadi satu Desa otonomi dengan nama Desa Wonokerto. Wonokerto kemudian secara rasmi ditetapkan berdasarkan Maklumat Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 5 Tahun 1948 tentang Perubahan Daerah-Daerah Kelurahan.

Desa Wonokerto yang terletak di kaki Gunung Merapi terkenal dengan tanaman salaknya. Sebagian warga desa tersebut menggantungkan hidup dari salak pondoh. Desa ini juga merupakan desa yang selalu terancam oleh aaktiviti letupan gunung Merapi. Desa Wonokerto memiliki banyak wisata yakni Panorama Merapi, hutan simpan dengan aneka floranya dan ratusan jenis burung serta satwa lainya. Terdapat pula wobyek wisata ritual yaitu Gua Semar, Kedung Cuwo, Sendang Pancuran, Pring Wali, dan Batu Tunggang.

Desa Wonokerto yang terletak di kaki Gunung Merapi dengan jarak sekitar dari puncak 4-6 km dari puncak. Luas wilayah desa mencapai 1,558 ha, dengan batas wilayah sebelah utara desa Girikerto, sebelah Selatan desa Donokerto, sebelah barat Kabupaten Magelang dan sebelah timur desa Girikerto. Dengan jumlah dukuh : 13 dukuh, Jumlah RT 63 RT dan 29 RW. Kedudukan geografi desa Wonokerto dengan ketinggian 398-976 dari paras laut, curah hujan 3908 mm, suhu rata-rata 24-28 darjah selsius dan sebagian besar wilayahnya termasuk dataran tinggi.

Jumlah penduduk desa sejumlah 8.904 orang dengan jumlah laki-laki 4,380 orang dan perempuan 4,380 orang dengan jumlah Kepala Keluarga 2,586 KK. Tingkat pendidikan Lulusan SD : 2297 orang, lulusan SLTP : 1216 orang, lulusan SMA : 869 orang dan lulusan D3 dan sarjana : 219 orang. Sebahagian warga desa tersebut bergantung hidup dari penanaman salak pondoh.

Desa Wisata Tunggul Arum merupakan desa yang berada di kawasana lereng Merapi paling barat yang berada di wilayah Kabupaten Sleman, tepatnya di Padukuhan Tunggul Arum, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi. Tunggul Arum banyak menyimpan potensi pariwisata yang layak jual terutama bagi pelancong minat khusus, tetapi juga tidak menutup kemungkinan untuk pelancong pada umumnya baik domestik maupun asing.

Pada setiap bulan Sapar (Jawa) diselanggarakan upacara adat Merti Bumi. Upacara ini merupakan ucapan syukur pada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah yang telah diberikan. Menurut kisah, Pada 1961 Gunung Merapi meletus, laharnya mengalir dengan jarak luncur lahar sampai 8-9 kilometer menuju dua sungai Bebeng dan Sungai Putih yang melintasi sebuah wilayah yang disebut Tunggul Wulung.

Untuk Keselamatan warga, pemerintah mengajak transmigrasi, namun hanya sekitar enam puluh kepala keluarga yang menerima tawaran itu. Warga lainnya beserta sesepuh dan perangkat desa, tidak ingin pindah dari tanah kelahiran mereka. Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam pun akhirnya memberikan tanah kepada warga sebagai tempat tinggal yang baru dan aman, hingga terbentuklah dusun Tunggul Arum.

Desa ini juga merupakan desa yang selalu terancam oleh aktivitas erupsi gunung Merapi. Pasca erupsi merapi bulan Nopember 2010 hampir semua penduduk Wonokerto berpindah di SD Caturharjo, SD jetisharjo, SD Pendowo dan di tempat lain. Tahap kerosakan umumnya terjadi di tanah pertanian salak dan padi. Untuk keadaan rumah hanya berpasir sebagian dan berdebu. kemudahan umum yang terjejas adalah keperluan air bersih karena masyarakat dukuh Imorejo mengambil air dari Mata air Manggungsari, Gibal, Babadan, Mangir yang umumnya rosak karena pasir letupan merapi.

Poskod[sunting | sunting sumber]

Poskod yang digunakan di Wono Kerto adalah 55551. Terdapat 4 buah desa di dalam daerah kecamatan Turi.

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Pautan luar[sunting | sunting sumber]