Hikmah (sinetron)

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
(Dilencongkan dari Hikmah 1)
Jump to navigation Jump to search

Hikmah merupakan salah satu drama lipur lara stripping ramadhan yang ditayangkan di RCTI. Drama lipur lara ini sangat hebat sehingga dibuat 3 musim. Di Malaysia, drama lipur lara ini ditayangkan di Astro Ria dan musim 2-3 di Astro Prima dan Astro Oasis, Di Singapura, musim 2 drama lipur lara ini ditayangkan di MediaCorp TV12 Suria dan musim 1 hingga musim 3 di StarHub TV Sensasi.

(Dalam Proses Pembetulan)

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan manusia. Barangsiapa yang bertakwa dan berserah padaNya akan selalu mendapat Hikmah-Nya. Ana adalah gadis yatim piatu, yang hidup bersama ibu tirinya, Ibu Eli, seorang peramal. Ibu Eli memperlakukan Ana sebagai anak tiri. Lebih dari itu Ana dianggap sebagai pembawa sial. Ana hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan uang. Tino, adik Ana satu ayah, selalu dihasut untuk membenci Ana. Tino yang masih kecil tak berdaya membela Ana dari perlakuan ibunya. Demikian pula halnya dengan Umi, pembantu yang menderita keterbelakangan mental. Sekalipun mereka tak mampu berbuat apa-apa untuk menolong Ana, tapi mereka senantiasa mendoakan Ana, dan akhirnya doa mereka didengar Allah.

Sejak pertama kali melihat Ana, Adrian jatuh cinta pada pandangan pertama. Adrian adalah anak dari keluarga kaya raya. Sekalipun tidak mengenal agama, Adrian pada dasarnya baik hati. Adrian mencari cinta sejati dan tidak pernah mementingkan materi. Hal ini berbeda dengan pandangan keluarganya. Bu Ratna (ibu Adrian) dan Lika (adik Adrian) sangat materialistis dan mementingkan bibit bebet bobot. Mereka menentang hubungan Adrian dan Ana.

Dengan bantuan Hasyim dan Vina (paman dan bibi Adrian) mereka mencoba menggagalkan percintaan Adrian dan Ana. Namun cinta mengalahkan segalanya. Adrian nekad meninggalkan kehidupannya, rela melarat dan menderita hidup bersama Surya (sahabatnya) di rumah susun, demi untuk merebut hati Ana. Dan ketulusan niat Adrian didengar oleh Allah, Adrian akhirnya berhasil meminang Ana. Pernikahan berjalan lancar berkat bantuan Arman, kakak Adrian yang memegang kendali bisnis keluarga Adrian.

Arman adalah pria yang bijaksana, dewasa, dan bertanggung jawab. Arman amat menyayangi adiknya dan mengenal sifat adiknya. Berkat Arman lah keluarga Adrian akhirnya terpaksa menerima Ana. Namun kebencian keluarga Adrian tidak berhenti sampai disitu. Mereka tetap berusaha memisahkan Adrian dari Ana dengan berbagai macam cara. Dalam acara bulan madu, Adrian dan Ana mengalami kecelakaan. Ana selamat namun Adrian menghilang. Semua mengira Adrian sudah meninggal. Namun Ana dengan ketekunannya yakin bahwa Allah tidak akan memisahkannya dari suaminya. Adrian akhirnya ditemukan. Sayangnya setelah siuman Adrian kehilangan ingatannya. Adrian tidak ingat lagi akan masa lalunya.

Hal ini dimanfaatkan oleh keluarga Adrian. Bu Ratna, Lika, Hasyim dan Vina berhasil meracuni dan mempengaruhi Adrian. Kedekatan Ana dan Arman dijadikan senjata untuk menjelek-jelekan Ana dan Arman dimata Adrian. Sampai akhirnya Adrian yang tadinya sangat dekat dengan Arman, menjadi membencinya. Bahkan cinta Adrian yang begitu dalam pada Ana berubah menjadi dendam karena Adrian merasa Ana mengkhianati dan memanfaatkannya hanya demi materi. Tapi kepercayaan dan keteguhan iman Ana mengalahkan segalanya. Ana melewati berbagai cobaan dengan tabah. Kebencian dan caci maki dibalasnya dengan senyum dan kepasrahan. Hanya pada Allah Ana berdoa dan menyerahkan segalanya. Dibalik semua cobaan, pasti ada hikmahnya. Segala penderitaan justru semakin membuat Ana kuat. Sebuah drama percintaan yang sarat dengan nilai nilai keagamaan. HIKMAH mengajak pemirsa untuk berserah hanya kepada Allah dan untuk setia berada di jalanNya meski cobaan mendera. Dibalik segala cobaan pasti ada hikmah yang menanti. Allah memberikan cobaan untuk membuat manusia menjadi lebih kuat dan semakin dekat padaNya.


Lihat juga[sunting | sunting sumber]