Yuddhakanda

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Jump to navigation Jump to search

Yuddhakanda adalah kitab keenam epik Ramayana dan sekaligus kemuncak epik ini. Dalam kitab ini diceritakan Sang Rama dan Sang raja kera Sugriwa mengerahkan bala tentara kera bersiap untuk menyerang Alengkapura. Karena Alengka ini terletak pada sebuah pulau, mereka menghadapi kesukaran untuk menyerang.

Maka mereka menyiasat dan akhirnya memutuskan membuat jambatan bendungan (situbanda) dari daratan ke pulau Alengka. Para bala tentara kera dikerahkan. Ketika pembinaan jambatan ini sedang dijalankan, mereka banyak menerima gangguan, tetapi akhirnya berjaya menyiapkan janbatan tersebut, dan Alengkapura dapat diserang.

Syahdan terjadilah perang besar. Para raksasa banyak yang mati dan prabu Rawana gugur di tangan Sri Rama.

Lalu Dewi Sita menunjukkan kesucian dan kesetiaannya terhadap Rama dengan dibakar di api, ternyata ia tidak apa-apa.

Setelah itu Sang Rama, Sita, Laksamana pulang ke Ayodhyapura, disertai para bala tentara kera yang dipimpin oleh Sugriwa dan Hanuman. Di Ayodhyapura mereka disambut oleh prabu Barata dan beliau menyerahkan kerajaannya kepada Sang Rama. Sri Rama lalu memerintah di Ayodhyapura dengan bijaksana.