Perbezaan antara semakan "Perang Jepun-Rusia"

Pergi ke navigasi Pergi ke carian
Pembetulan perkataan
(Pembetulan perkataan)
Teg-teg: Suntingan mudah alih Suntingan web mudah alih Suntingan visual
(Pembetulan perkataan)
Teg-teg: Suntingan mudah alih Suntingan web mudah alih Suntingan visual
Pada akhir [[abad ke-19]] dan awal [[abad ke-20]], berbagai [[negara Barat]] bersaing memperebutkan pengaruh, perdagangan dan wilayah di [[Asia Timur]] sementara Jepun berjuang untuk menjadi sebuah negara modern yang besar. Lokasi Jepun mendorongnya untuk memusatkan perhatian pada [[Dinasti Choson]] [[Korea]] dan [[Dinasti Qing]] di [[China]] utara, sehingga membuat negara itu bersaing dengan tetangganya, Rusia. Upaya Jepun untuk menduduki Korea menyebabkan pecahnya [[Perang China-Jepun (1894-1895)|Perang China-Jepun]].
DD
[[Fail:Manchuria.png|250px|thumb|left|Manchuria Raya, Manchuria Rusia (di bagian luar) adalah wilayah di kanan atas dengan warna merah muda; [[JazirahSemenanjung Liaodong]] adalah bagian yang menjorok ke [[Laut Kuning]]]]
 
Kekalahan yang dialami Jepun dalam perang itu menyebabkan ditandatanganinya [[Perjanjian Shimonoseki]] ([[17 April]] [[1895]]). Dengan perjanjian itu China melepaskan klaimnya atas Korea, dan menyerahkan [[Taiwan]] dan [[Lüshunkou]] (sering disebut Port Arthur). Namun, tiga kekuatan Barat (Rusia, [[Empayar Jerman]] dan [[Republik Ketiga Perancis]] ) melalui [[Intervensi Tiga Negara]] pada [[23 April]] [[1895]] menekan Jepun untuk menyerahkan Port Arthur, dan belakangan Rusia (tahun 1898) merundingkan penyewaan pangkalan Angkatan Laut selama 25 tahun dengan China. Sementara itu, pasukan-pasukan Rusia menduduki sebagian besar wilayah Manchuria dan Rusia maupun Jepun berusaha mengambil alih Korea.
Pengguna awanama

Menu pandu arah