Kalimantan Utara

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Lompat ke: pandu arah, cari
Kalimantan Utara
frames
Bendera

Lambang
Negara Indonesia
Ibu kota Tanjung Selor
Gabenor Irianto Lambrie
Keluasan 71.176,72
Penduduk 530.425 (2010)
Bil. kabupaten 4
Bil. kecamatan 47
Bil. kelurahan
Bil. kota 1
Bil. suku kaum Suku Tidung, Suku Bulungan, Suku Banjar, dan Suku Dayak
Bahasa Bahasa Indonesia, Banjar, Dayak, Kutai
Agama Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kong Hu Cu
Zon Waktu WITA (UTC+8)
Laman web rasmi

Kalimantan Utara adalah daerah Kalimantan bahagian Utara yang meliputi Sabah, Sarawak, Brunei dan Kalimantan Timur bahagian Utara (= Karasikan). Di dalam sejarah, negeri-negeri di bahagian utara pulau Kalimantan ini adalah wilayah pengaruh Kesultanan Brunei dan Kesultanan Sulu. Raja pertama dari Kesultanan Bulungan yang terletak di Kalimantan Timur bahagian utara berasal dari Brunei. Namun pada masa Hindu wilayah utara Kalimantan Timur sehingga sebahagian Sabah adalah bekas wilayah Berau

Kalimantan Timur bahagian utara adalah bekas wilayah Kesultanan Bulungan. Daerah Kesultanan Bulungan adalah bekas kawasan milik Kerajaan Berau yang melepaskan diri. Kerajaan Berau menurut Hikayat Banjar termasuk dalam pengaruh mandala Kesultanan Banjar sejak zaman dahulu, apabila Kesultanan Banjar masih bernama Kerajaan Negara Dipa/Kerajaan Negara Daha. Johannes Jacobus Ras, Hikayat Banjar diterjemahkan oleh Siti Hawa Salleh, Pencetakan Dewan Bahasa dan Pustaka, Lot 1037, Mukim Perindustrian PKNS - Ampang/Hulu Kelang - Selangor Darul Ehsan, Malaysia 1990. Dalam tahun 1853, Bulungan sudah dimasukkan dalam kawasan pengaruh Belanda. Hingga tahun 1850, Bulungan/Kaltara berada di bawah Kesultanan Sulu. Pada tarikh 13 Ogos 1787, Kesultanan Banjar beserta vazal-vazalnya di Kalimantan jatuh menjadi kawasan naungan VOC Belanda, maka Kompeni Belanda membuat had-had kawasan di Borneo berdasarkan had-had klaim Kesultanan Banjar iaitu kawasan paling barat adalah Sintang dan kawasan paling timur adalah Berau (termasuk Bulungan & Tidung). Sesuai peta Hindia Belanda tahun 1878 saat itu menunjukkan kedudukan sempadan jauh lebih ke utara daripada sempadan Kaltim-Sabah hari ini, kerana mencakup semua perkampungan suku Tidung yang ada di kawasan Tawau.

Pembahagian Wilayah[sunting | sunting sumber]

Kalimantan Timur bahagian Utara atau Kalimantan Utara dibahagi menjadi 5 kawasan yang masing-masing 1 bandar dan 4 kabupaten iaitu :

Bandar Tarakan[sunting | sunting sumber]

Bandar Tarakan merupakan pusat perekonomian dan perkhidmatan terbesar di kawasan utara Kalimantan Timur dengan jumlah penduduk terbesar 239.787 jiwa pada tahun 2011 di pulau kecil dengan luas 250,80 km² dan kepadatan hampir mencapai 1.000 jiwa per/km². Tarakan juga merupakan pusat pengangkutan udara mahupun laut di Kalimantan Utara, Bandar Udara Juwata merupakan bandar udara berstatus Antarabangsa yang terbesar di kawasan Kalimantan Utara dengan rata-rata penumpang per / tahun mencapai 1 juta penumpang, dan Pelabuhan Malundung juga merupakan pelabuhan terbesar di Kalimantan Utara yang diuruskan oleh PT. Pelindo IV.Kota Tarakan juga mempunyai beberapa pelabuahan kecil lain seperti Pelabuhan Tengkayu I dan II serta Pelabuhan Ferry Juata Laut.[perlu rujukan]

Kabupaten Bulungan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Bulungan adalah kabupaten induk untuk semua kawasan di Kalimantan Utara sebelum tahun 1997 yang memekarkan Bandar Tarakan dan tahun 1999 memekarkan Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan serta tahun 2007 pemekaran terakhir iaitu Kabupaten Tana Tidung. Kabupaten kecil dengan keluasan 18.010,50 km² dan penduduk 135.915 jiwa pada tahun 2011 serta berpusat di Kecamatan Tanjung Selor. Bulungan juga merupakan kawasan yang diisytiharkan sebagai ibu negara calon provinsi Kalimantan Utara, tetapi mempunyai fasilitas dan penunjang yang mempunyai kekurangan, sekali gus membuat Kecamatan Pulau Bunyu yang berasa kurang diperhatikan dan ingin memisahkan diri dan bergabung dengan Bandar Tarakan, yang dianggap lebih dekat dengan Pulau Bunyu.[perlu rujukan]

Kabupaten Malinau[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Malinau merupakan kabupaten terluas di Kalimantan utara dengan luas 39.799,90 km² serta berpenduduk terkecil kedua setelah Kabupaten Tana Tidung yaitu 62.423 jiwa. Malinau berpusat di Kecamatan Malinau Kota yang berpenduduk sekitas 50% dari jumlah dari jumlah penduduk total. Kabupaten Malinau berada di wilayah pedalaman yang pada umumnya merupakan pemukiman bagi Suku Tidung dan Suku Dayak. Malinau juga merupakan satu dari dua kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia. Kabupaten tersebut juga memiliki satu bandar udar domestik yaitu Bandar Udara Kolonel Robert Atty Bessing dan banyak bandar udara perintis perbatasan salah satunya yaitu Bandar Udara Long Apung.[perlu rujukan]

Kabupaten Nunukan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Nunukan adalah kabupaten terbesar kedua setelah Kota Tarakan dengan penduduk 140.842 jiwa pada tahun 2010 dengan luas wilayah 14.493 km² yang berpusat di Pulau Nunukan Timur tepatnya di Kecamatan Nunukan. Kabupaten Nunukan merupakan kabupaten yang berbatasan darat maupun laut dengan negara bagian Malaysia yaitu Sabah dan Sarawak, setiap harinya di Pelabuhan Tunon Taka yang merupakan pelabuhan yang dikelola BUMN atau lebih tepatnya dikelola PT. Pelindo IV selalu dipadati penumpang yang pada umunya berdagang dan sebagian lagi Tenaga Kerja Indonesia yang berpergian ke Tawau, Sabah, Malaysia Timur. Nunukan juga memili bandar udara domestik yang akan dicalonkan sebagai bandar udara internasional yaitu Bandar Udara Nunukan sebagi bandara terbesar kedua di Kalimantan Utara.[perlu rujukan]

Kabupaten Tana Tidung[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Tana Tidung merupakan kabupaten termuda, terkecil serta berpenduduk tersedikit di Kalimantan Utara, yang berada di arus Sungai Sesayap dan berpenduduk 22.503 jiwa pada tahun 2011 dengan luas wilayah 4.828,58 km². Tana Tidung sama seperti Kabupaten Malinau yang pada umumnya berpenduduk Suku Tidung namun sangat jarang Suku Dayak tetapi yang terdapat hanyalah Suku Berushu.[perlu rujukan]

Rancangan Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara[sunting | sunting sumber]

Kalimantan Timur bagian Utara atau sering disingkat Kalimantan Utara (Kalut) yang sebenarnya lebih tepat disebut Kalimantan timur laut adalah wilayah provinsi yang rencananya akan memisahkan diri dari provinsi induknya Kalimantan Timur.[1][2]

Berikut adalah 1 kota dan 4 kabupaten yang siap membentuk provinsi Kalimantan Utara:

  1. Bandar Tarakan
  2. Kabupaten Bulungan
  3. Kabupaten Malinau
  4. Kabupaten Nunukan
  5. Kabupaten Tana Tidung

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Koordinat: 0°57′U 116°26′T / 0.95°U 116.433°T / 0.95; 116.433