Surah Luqman

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Lompat ke: pandu arah, cari

Sebahagian daripada siri berkaitan
Allah-green.svg
Islam

Rukun Iman

Allah • Kitab • Malaikat • Nabi
Hari Akhirat • Qada dan Qadar

Rukun Islam

Syahadah • Solat • Puasa
Zakat • Haji

Kota Suci

Makkah • Madinah
Baitulmuqaddis

Hari Raya

Aidilfitri • Aidiladha

Hukum

Al-Quran • Sunnah • Hadis

Sejarah

Garis Masa Sejarah Islam
Khulafa al-Rasyidin
Khalifah • Khilafah

Tokoh Islam

Nabi Muhammad s.a.w
Ahlul Bait • Sahabat Nabi

Mazhab

Ahli Sunah Waljamaah
Hanafi • Syafie
Maliki • Hanbali

Budaya Dan Masyarakat

Akademik • Haiwan • Seni
Takwim • Kanak-kanak
Demografi • Perayaan
Masjid • Dakwah • Falsafah
Sains • Wanita • Politik

Lihat juga

Kritikan • Islamofobia
Glosari

Portal Islam

Surat Luqman (سورة لقمان) adalah surah ke-31 dalam Al-Quran. Surah ini terdiri dari atas 34 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyyah. Surah ini diturunkan sesudah Surah As-Saaffat.

Nama Luqman diambil sempena dari kisah Luqman yang diceritakan dalam surah ini tentang bagaimana ia mendidik anaknya.

Isi kandungan[sunting | sunting sumber]

  1. Keimanan: Al Qur'an merupakan petunjuk dan rahmat yang dirasakan benar-benar oleh orang-orang yang beriman; keadaan di langit dan di bumi serta keajaiban-keajaiban yang terdapat pada keduanya adalah bukti-bukti atas keesaan dan kekuasaan Allah; manusia tidak akan selamat kecuali dengan taat kepada perintah-perintah Allah dan berbuat amal-amal yang saleh; lima hal yang ghaib yang hanya diketahui oleh Allah sendiri; ilmu Allah meliputi segalanya baik yang lahir maupun yang batin.
  2. Hukum-hukum:Kewajiban patuh dan berbakti kepada kedua orangtua selama tidak bertentangan dengan perintah-perintah Allah; perintah supaya memperhatikan alam dan keajaibannya untuk memperkuat keimanan dan kepercayaan akan ke-Esaan Tuhan; perintah supaya selalu bertakwa dan takut akan pembalasan Tuhan pada hari kiamat di waktu seseorang tidak dapat di tolong baik oleh anak atau bapaknya sekalipun.
  3. Kisah-kisah:Kisah Luqman, ilmu dan hikmah yang didapatnya.
  4. Lain-lain:Orang-orang yang sesat dari jalan Allah dan selalu memperolok-olokkan ayat-ayat Allah; celaan terhadap orang-orang musyrik karena tidak menghiraukan seruan untuk memperhatikan alam dan tidak menyembah Penciptanya; menghibur hati Rasulullah s.a.w. terhadap keingkaran orang-orang musyrik, karena hal ini bukanlah merupakan kelalaiannya; nikmat dan karunia Allah tidak dapat dihitung.

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Mukaddiman terjemahan Al Qur'an versi Depag RI

Pautan luar[sunting | sunting sumber]

Dengar bacaan di sini


Surah Sebelumnya:
Surah Ar-Rum
Al Quran (القــرآن الكـــريم) Surah Berikutnya:
Surah As-Sajdah
Surah 31